Pasukan Elite Kopasgat TNI AU Turun Tangan Padamkan Karhutla Pelalawan

By Admin


Tim Kopasgat Di Lkasi Karhutla

nusakini.com, Prajurit TNI Angkatan Udara dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kembali menembus kawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan pada Ahad (30/8/2026). Pengerahan kekuatan tambahan ini dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter menuju titik-titik api yang sulit dijangkau.

Pada operasi kali ini, komando atas memberangkatkan total tiga regu taktis ke dua lokasi yang berbeda. Dua kelompok yang masing-masing berkekuatan 12 personel difokuskan untuk memadamkan kobaran api di wilayah Kerumutan.

Adapun satu kelompok lainnya yang berisi 10 prajurit mendapat mandat khusus untuk menangani karhutla di kawasan Rantau Baru. Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Rsn, Kolonel (Pnb) Andry Setiawan, memastikan seluruh prajurit tersebut memiliki kualifikasi mumpuni.

"Semua personil dari Kopasgat batalion 462 Lanud Rsn," kata Andry saat memberikan keterangan resmi. Sesampainya di zona merah, pasukan elite ini langsung membongkar muatan dan merakit peralatan pemadaman darurat.

Berbagai perkakas vital seperti pompa air portabel, selang bertekanan tinggi, cadangan bahan bakar, dan APAR turut dibawa. Logistik tersebut menjadi kunci utama keberhasilan operasi penjinakan api di tengah kondisi medan yang minim sumber air.

Tantangan prajurit di lapangan tidak hanya berasal dari hawa panas dan asap pekat sisa pembakaran lahan. Mereka juga wajib mengenakan alat pelindung diri khusus karena kawasan tersebut diduga menjadi jalur jelajah harimau.

Kehadiran tiga regu baru ini sekaligus menjadi bentuk rotasi pasukan yang telah berjibaku pada fase sebelumnya. Berdasarkan catatan operasi, sebanyak 13 prajurit telah bertugas mendahului di area Kerumutan sejak Jumat (28/8/2026) silam.

Pasukan gelombang pertama itu dijadwalkan segera kembali ke markas setelah penyerahan tanggung jawab sektor selesai dilaksanakan. "Besok baru kita tarik," ungkap Andry terkait jadwal kepulangan belasan prajurit tersebut. (*)